Senin, 21 Januari 2013

Manfaat dan Kerugian Mobilitas Sosial


      Meskipun mobilitas sosial memungkinkan masyarakat untuk mengisi kursi jabatan dengan orang yang paling ahli dan memberikan kesempatan bagi orang untuk mencapai tujuan hidupnya, namun mobilitas sosial pun memiliki beberapa kerugian. Manfaat mobilitas sosial tidak dapat dipisahkan dari kerugiannya. Ditinjau dari sudut individu dan masyarakat, mungkin saja masyarakat yang bersistem sosial terbuka bersifat menguntungkan. Akan tetapi masyarakat seperti itu tetap memiliki konsekuensi negatif.
Konsekuensi negatif tersebut mencakup kecemasan akan penurunan status bila terjadi mobilitas menurun; ketegangan dalam mempelajari peran baru dari status jabatan yang ditingkatkan; keretakan antar anggota kelompok primer, karena seseorang berpindah status yang lebih tinggi atau ke status yang lebih rendah. Seseorang yang dinaikan jabatannya mungkin saja merasa cemburu melihat ketenangan masyarakat yang kurang mobil.orang tua dan putra-putrinya dapat saling merasa sebagai orang asing.
Beberapa studi lainnya telah pula mengemukakan bahwa mobilitas-menurun berkaitan dengan banyak hal yang mencemaskan, seperti misalnya gangguan kesehatan, keretakan keluarga, perasaan terasing (alienasi) dan keterpencilan sosial (social distance). Namun demikian, penyebab dan akibatnya tidak dapat diidentifikasi. Hal-hal yang mencemaskan seperti itu dapat saja merupakan penyebab ataupun akibat dari mobilitas menurun. Baik bagi individu maupun masyarakat, manfaat dan kerugian mobilitas sosial, serta masyarakat bersistem terbuka, masih dapat diperdebatkan.

0 komentar:

Poskan Komentar